Skip to main content

Posts

ANALISIS EKONOMI: Lebih Mandiri, tetapi Waspada

ANALISIS EKONOMI Lebih Mandiri, tetapi Waspada Faisal Basri Tanggal 14 Juni lusa kembali digelar pertemuan Consultative Groups on Indonesia atau CGI. Forum yang biasanya menyepakati utang baru bagi Indonesia itu tampaknya bakal berbeda. Kali ini pemerintah sudah berketetapan untuk tidak mengajukan utang baru. Yang akan diminta adalah penambahan hibah untuk penanggulangan bencana di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Penambahan hibah juga diharapkan berasal dari pengalihan pinjaman yang telah disepakati untuk dialihkan bagi pembiayaan rekonstruksi pascagempa (Kompas, 10 Juni 2006, halaman 17). Bagaimana seandainya jumlah hibah yang didapat tak mencukupi kebutuhan? Apakah pemerintah akan menerima tawaran utang baru untuk menutupi kekurangannya? Kita harus punya sikap tegas, yakni tak akan membiayai rekonstruksi pascagempa dengan utang luar negeri. Di luar bantuan kemanusiaan dari masyarakat internasional, kita harus mampu membiayainya sendiri. Sudah saatnya kita meningkatkan kemampuan sendiri. ...

‘GLOBALISASI’, NEO-LIBERALISME DAN DORONGAN-DORONGAN KEMUNDURAN EKONOMI KAPITALIS

‘GLOBALISASI’, NEO-LIBERALISME DAN DORONGAN-DORONGAN KEMUNDURAN EKONOMI KAPITALIS Oleh : Doug Lorimer Hal yang digembar-gemborkan para ekonom, sosiolog, para guru manajemen, wartawan dan politisi borjuis semua tipe bahwa kita saat ini hidup dalam era sejarah baru dimana ekonomi nasional, budaya nasional dan batas-batas kenegaraan sudah kehilangan makna dan luntur oleh sebuah proses “globalisasi” yang cepat dan baru. Sentral diskursus mutakhir ini adalah klaim bahwa sebuah “ekonomi yang benar-benar global” telah muncul atau sedang muncul dimana keyakinan kebijakan ekonomi dan negara dengan demikian tidak relevan. Ekonomi dunia sekarang didominasi oleh korporasi-korporasi yang telah meng-internasionalisasikan aktivitas mereka untuk semacam perluasan, bahwa pembawa produksi dan penjualan ke begitu banyak negara, bahwa mereka tak punya kesetiaan terhadap suatu negara-bangsa khusus dan akan menempatkan investasi dan operasi mereka dimanapun dalam pasar “global” dimana mereka mendapat...

KUCING, SITI, JOKO dan KAMTO

KUCING, SITI, JOKO dan KAMTO (TOTO RAHARJO) Hampir setiap hari, dari pagi sampai sore hujan tak kunjung reda-memang sedang musimnya. Tapi banyak orang mengatakan salah musim (salah mangsa), pertanda bahwa metabolisme kehidupan ini sedang amburadul. Di rumah masing-masing: Siti, Joko dan Kamto masing-masing menemukan seekor kucing yang tengah berteduh di teras rumah dalam keadaan basah kuyup dan kedinginan. Melihat keadaaan kucing yang kelihatan memelas itu – Siti, Joko dan Kamto tergerak hatinya untuk menolong kucing tersebut dengan mempersilahkan kucing itu masuk ke dalam rumah. Apa yang dilakukan Siti, Joko dan Kamto terhadap kucing tersebut? Siti, ternyata tidak hanya sekadar menolong kucing dari kedinginan, dia juga tergerak hatinya untuk memelihara sekaligus mendidiknya. Karena Siti tidak mau maksud baiknya terhadap si Kucing itu kelak di kemudian hari justru malah merugikan, contohnya: Siti tidak mau kucing itu kencing dan berak di sembarang tempat, dia ju...

From: "sparpr"

From: "sparpr" sparpr@libero.it > Subject: Setiap saat dalam hidup kita Date: Sun, 16 Feb 2003 11:43:48 +0100 Setiap saat dalam hidup kita, ada sebuah pilihan yang harus diambil: pilihan untuk hidup atau pilihan melawan kehidupan. Apakah aku memilih berpikir untuk mengampuni ataukah menuduh seseorang? Apakah aku memilih mengulurkan tangan ataukah menariknya kembali? Apakah aku memilih berbagi ataukah menimbun? Apakah aku memilih menyerah kalah ataukah berpegang teguh? Apakah aku memilih melukai ataukah menyembuhkan? Emosi emosi hati kita yang lebih dalam pun adalah soal pilihan itu. Aku dapat memilih memberi kutuk atau berkat, memilih putus asa atau berpengharapan, memilih sedih atau gembira, memilih marah atau berdamai. di tengah carut marutnya kehidupan, kita berharap "musim semi" akan segera tiba, semoga hati kita tetap bersemi, untuk membawa percik percik harapan akan dunia yang lebih baik dan damai kepada sesama. /sparpr "Do not walk in front of me,...

James Blunt - You're Beautiful

My life is brilliant. My life is brilliant. My love is pure. I saw an angel. Of that I'm sure. She smiled at me on the subway. She was with another man. But I won't lose no sleep on that, 'Cause I've got a plan. You're beautiful. You're beautiful. You're beautiful, it's true. I saw your face in a crowded place, And I don't know what to do, 'Cause I'll never be with you. Yeah, she caught my eye, As we walked on by. She could see from my face that I was, Flying high, [ - video/radio edited version] Fucking high, [ - CD version] And I don't think that I'll see her again, But we shared a moment that will last till the end. You're beautiful. You're beautiful. You're beautiful, it's true. I saw your face in a crowded place, And I don't know what to do, 'Cause I'll never be with you. You're beautiful. You're beautiful. You're beautiful, it's true. There must be an angel with a smile on her face, Wh...

CATATAN MALAM HARI

(Kamis 17 agustus 2000, pk 23.46...) Salam dunia baru, ... MERDEKA-lah tujuan kami, kemerdekaan sejati bagi kaum yang selama ratusan juta tahun terus bergerak dan berjuang demi tegaknya keadilan. tanah air cuma bagian dari seluruh jengkal tanah tempat kami berpijak dan air yang bergelombang pasang-surutnya semangat MERDEKA kami. tetesan darah dan peluh kami adalah kelanjutan dari kematian jutaan pikiran dan perbuatan manusia panji-panji penegak revolusi kaum tertindas. hentikan eksploitasi dan penjajahan ini.. kami sudah bulatkan tekad untuk terus bergerak maju tanpa kenal takut dan lelah.sepuluh tahun bahkan satu generasi tak akan mampu hentikan cita-cita SOSIALISME kami hanya dengan senjata ideologi PERANG dan KAPITALISME. kami punya satu TUHAN: KEBENARAN dan KEADILAN, yang membuat kami jujur dan menaruh hormat setinggi-tingginya terhadap HAM dan DEMOKRASI (sosial demokrasi kerakyatan). saat ini kami masih bagian kecil, bagian terkecil dari dunia. tapi cita-cita kami sudah ada sejak ...

cafe perdiem

"In generosity and helping others, be like a river. In compassion and grace, be like the sun. In concealing other's faults, be like the night. In anger and fury, be like dead. In modesty and humility, be like the earth. In tolerance, be like the sea. Either appear as you are, or be as you appear." (Mevlana Rumi) "It's better to light a candle than to curse the darkness." (Chinese proverb) selamat datang di selasar LINTAS-BATAS .. semoga semakin semarak boemi-manusia kita bersama ini baru awalan .. selamat menikmati... YOUR BODY is the BATTLE of MIND aldhoramoz