Skip to main content

From: "sparpr"

From: "sparpr" <sparpr@libero.it>
Subject: Setiap saat dalam hidup kita
Date: Sun, 16 Feb 2003 11:43:48 +0100

Setiap saat dalam hidup kita, ada sebuah pilihan yang harus diambil:
pilihan untuk hidup atau pilihan melawan kehidupan.
Apakah aku memilih berpikir untuk mengampuni ataukah menuduh seseorang?
Apakah aku memilih mengulurkan tangan ataukah menariknya kembali?
Apakah aku memilih berbagi ataukah menimbun?
Apakah aku memilih menyerah kalah ataukah berpegang teguh?
Apakah aku memilih melukai ataukah menyembuhkan?

Emosi emosi hati kita yang lebih dalam pun adalah soal pilihan itu.
Aku dapat memilih memberi kutuk atau berkat, memilih putus asa atau
berpengharapan, memilih sedih atau gembira, memilih marah atau berdamai.

di tengah carut marutnya kehidupan, kita berharap
"musim semi" akan segera tiba,
semoga hati kita tetap bersemi, untuk membawa percik percik harapan
akan dunia yang lebih baik dan damai kepada sesama.

/sparpr
"Do not walk in front of me, I may not follow you. Do not walk behind me, I may not lead you. Be on my and be a friend to me."

Comments

Popular posts from this blog

‘GLOBALISASI’, NEO-LIBERALISME DAN DORONGAN-DORONGAN KEMUNDURAN EKONOMI KAPITALIS

‘GLOBALISASI’, NEO-LIBERALISME DAN DORONGAN-DORONGAN KEMUNDURAN EKONOMI KAPITALIS Oleh : Doug Lorimer Hal yang digembar-gemborkan para ekonom, sosiolog, para guru manajemen, wartawan dan politisi borjuis semua tipe bahwa kita saat ini hidup dalam era sejarah baru dimana ekonomi nasional, budaya nasional dan batas-batas kenegaraan sudah kehilangan makna dan luntur oleh sebuah proses “globalisasi” yang cepat dan baru. Sentral diskursus mutakhir ini adalah klaim bahwa sebuah “ekonomi yang benar-benar global” telah muncul atau sedang muncul dimana keyakinan kebijakan ekonomi dan negara dengan demikian tidak relevan. Ekonomi dunia sekarang didominasi oleh korporasi-korporasi yang telah meng-internasionalisasikan aktivitas mereka untuk semacam perluasan, bahwa pembawa produksi dan penjualan ke begitu banyak negara, bahwa mereka tak punya kesetiaan terhadap suatu negara-bangsa khusus dan akan menempatkan investasi dan operasi mereka dimanapun dalam pasar “global” dimana mereka mendapat...

september ceria.. ;p

selalu ada alasan mengapa aku berada disini, dan keyakinan itu membuatku mampu bertahan hidup.. [noriko tachiki] walah.. 11 tahun cing! apanya? ngendon di kota mendoan, Purwokerto. gila juga, kagak bosen apa? nah itu dia, Purwokerto dari awal mula disambangi udah mbetahin banget.. pertama, kotanya emang adem ayem. bahasanya gak ada matinya.. jauh dari pusat feodal Jawa kayak kraton Solo n Jogja.. kedua, orang2nya adaptif (berarti adaptor dunk..) terbukti sekarang pun ada hotspot di AQUATIC seafood lounge (iklan dikit bos!) warnet naudzubilee tambah terus.. ketiga, makanan yang gak pernah abis2nya jadi ikon: mendoan man! ... aku belom banyak cerita gimana jungkir baliknya komunitas di purwokerto.. bisa2 ga abis sebulan buat sekedar cerita temen ngopi joss di depan pom bensin pabuaran. gerakan? busyet... aku ketipu lagi! wakakak... kaga tau dah... sekedar merayakan 11 tahun keberadaan di kota ini, yap... itu aja yang jadi awalan. .. tadi siang jam 1-an aku jalan ke depan kampus tercinta....